Total Pageviews
Entri Populer
-
Rasanya masih sama, fana merah jambu yang kelabu… Pukul lima tiba, seperti Cinderella yang kehilangan sepatu kaca dan harus segera k...
-
Sebelas derajat Celcius. Jaket tebal. Sambutan hangat. Teriakan jargon. Tolak angin yang habis. Absedon Solo. Hujan lembut di siang ha...
-
Someone ask me, why does farewell occurs in our life? “Farewell do not need understanding, but accepting…”
Followers
My Little Story Life
Secuil cerita yang tertulis akan lebih berarti jika dibagi daripada hanya menyimpannya sendiri :)
Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
Categories
- Biologi (6)
- Coretanku (28)
- Islamic Center (9)
- Jalan-Jalan (11)
- Special Thing (19)
- Tentang malam (10)
Pages
Archive for Maret 2014
Titik Kecil
Gelap
hadir terlalu dini bahkan ketika senja belum usai mewarnai ujung hari. Dinginnya
titik-titik air jatuh segera membasahi aspal yang menguapkan panas. Dingin dan
panas, bersatu menjadi sebuah hangat. Aku merasa hangat, bahkan ketika angin
semilir menegakkan batang rambut lenganku. Aku merasa hangat, bahkan ketika
cipratan air hujan merembes masuk lewat pori-pori epidermisku. Pada malam yang
masih muda ini, aku menengok langit yang menangis deras, tak kulihat titik
kecil itu. Hangat ini, ingin kukabarkan kepadamu.
Tag :
Tentang malam,
Di Ujung Asa
Tak bisa bergerak, aku terpaku lama
Bukan menanti, bukan berharap
Hanya berhenti, tak ada gairah
melanjutkan mimpi
Aku mencoba membangunkan jiwaku yang
tidur bahkan ketika mataku terbuka
“Bangun!” Aku berteriak
belum ada jawaban,
Kuulangi sekali lagi
Tetap hanya diam
Aku diam, tanpa berpikir, tanpa
bertindak
Tag :
Coretanku,

